macOS

operasi sistem untuk komputer Apple, diluncurkan pada tahun 2001 sebagai Mac OS X

macOS, atau yang sebelumnya disebut OS X, adalah sistem operasi dengan antarmuka grafis yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. Sistem operasi ini disediakan untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001 dan populer di kalangan pengguna.

macOS
The macOS logo
OS X desktop
Screenshot dari Mac OS X v10.7 "Lion"
Perusahaan / pengembangApple Inc.
Diprogram dalamC, C++, Objective-C[1][2]
KeluargaMac OS, Unix[3][4][5]
Status terkiniTerkini
Model sumberTertutup (dengan komponen sumber terbuka)
Rilis perdana24 Maret 2001; 23 tahun lalu (2001-03-24)
Rilis stabil terkini10.15.7 (Build 19H2)
Rilis tak-stabil terkini11.0.1 Release Candidate (20B5022a) / 5 November 2020; 3 tahun lalu (2020-11-05)
Target pemasaranKomputasi pribadi
Ketersediaan bahasaMultibahasa
Metode pemutakhiranApple Software Update
Mac App Store
Dukungan platform
  • ARM64 (11.0–)
  • x86-64 (10.4.7–)
  • IA-32 (10.4.4–10.6.8)
  • PowerPC (10.0–10.5.8)
Kernel typeHybrid (XNU)
Antarmuka bawaanGrafis (Aqua)
LisensiProprietary EULA
PendahuluMac OS Klasik
Situs web resmiwww.apple.com/macos
Status dukungan
Tidak didukung tahun 2023

Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix).

macOS Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standard-nya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup peranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah peranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.

Rilis terkini macOS diumumkan pada World Wide Developer Conference (WWDC) 2019 dengan kode Catalina dengan versi 10.15.

Sejarah

Pengembangan

Asal usul macOS berawal dari NeXT, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs setelah keluar dari Apple pada tahun 1985. Sistem operasi NeXTSTEP dikembangkan, dan kemudian dirilis pada tahun 1985. kernel NeXTSTEP didasarkan pada kernel Mach, yang awalnya dikembangkan di Universitas Carniege Mellon, dengan kernel dan kode tambahan berasal dari BSD. Antarmuka grafis dibangun dengan object-oriented GUI toolkit mengunakan bahasa pemrograman Objective-C.

Selama awal 1990an, Apple mencoba untuk membuat sistem operasi generasi baru untuk menggantikan Mac OS Klasik melalui proyek Taligent, Copland, dan Gershwin, meski semuanya dibatalkan. Apple kemudian membeli NeXT pada tahun 1996, dan menjadikan NeXTSTEP sebagai dasar operasi sistem berikutnya.[6] Dengan dibelinya NeXT, Steve Jobs kembali ke Apple, memimpin pengembangan sistem operasi baru dengan nama "Rhapsody", dan kemudian dirilis dengan nama Mac OS X.[7][8]

Mac OS X

Rilis Mac OS X

Mac OS X awalnya diumumkan sebagai versi ke 10 dari operasi sistem untuk komputer Macintosh. Sistem operasi sebelumnya, Mac OS Klasik menggunakan angka arab, seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Huruf "X" pada Mac OS X merujuk pada angka 10 pada angka romawi, dan Apple menekankan bahwa seharusnya diucapkan sebagai "ten",[9][10] namun juga sering diucapkan sebagai huruf "X".[10][11]

Versi pertama Mac OS X, Mac OS X Server 1.0, adalah produk transisi, menggunakan antarmuka yang mirip dengan Mac OS Klasik. Rilis Mac OS X untuk konsumen menambahkan kemampuan menjalankan aplikasi versi Mac OS sebelumnya. Aplikasi Mac OS X dapat ditulis ulang menggunakan API Carbon, tetapi juga dapat dijalankan secara langsung menggunakan Classic Environment dengan penurunan performa.

Versi konsumen Mac OS X dirilis tahun 2001 dengan Mac OS X 10.0. Mendapatkan ulasan beragam, dengan nilai positif untuk antarmuka Aqua, namun nilai negatif untuk performa yang lambat.[12] Beberapa pengembang aplikasi seperti FrameMaker dan PageMaker tidak mengembangkan versi baru untuk Mac OS X karena Apple kurang populer pada saat itu.[13] Penulis ArsTechnica, John Siracusa, yang mengulas setiap versi Mac OS X, menjelaskan bahwa rilis awal sangat lambat dan minim fitur, dan menganggap Aqua menjadi beban performa.[12]

Rilis selanjutnya

Apple dengan cepat mengembangkan beberapa rilis terbaru dari Mac OS X. Versi 10.4 Tiger diberitakan membuat eksekutif Microsoft kaget dengan sejumlah fitur seperti pencarian berkas yang cepat serta peninkatan grafis, hal yang bertahun-tahun diusahakan oleh Micrososft untuk Windows.[14]

Dengan berkembangnya sistem oeprasi, perbedaan macOS dan Mac OS Klasik semakin jauh dengan aplikasi yang ditambahkan maupun dikurangi. Menganggap musik menjadi pasar yang penting, Apple mengembangkan iPod serta perangkat lunak untuk Mac, termasuk iTunes dan GarageBand. Lebih lanjut, Apple mengeluarkan aplikasi lain seperti Front Row, iLife, serta peramban web Safari. Dengan meningkatnya popularitas internet, Apple menawarkan layanan online lain seperti .Mac, Mobile Me, dan yang terbaru, iCloud. Apple kemudian menjual aplikasi pihak ketiga melalui Mac App Store.

Versi

Informasi rilis Mac OS X, OS X, dan macOS
VersiKodeVersi DarwinDukungan ProsesorDukungan aplikasiKernelTanggal diumumkanTanggal dirilisVersi terakhir
Rhapsody Developer ReleaseGrail1Z4 / Titan1UPowerPC 32-bitPowerPC 32-bit32-bit7 Januari 1997[15]31 Agustus 1997DR2 (14 Mei 1998)
Mac OS X Server 1.0HeraTidak diketahui16 Maret 19991.2v3 (27 Oktober 2000)
Mac OS X Developer PreviewTidak diketahui11 Mei 1998[16]16 Maret 1999DP4 (5 April 2000)
Mac OS X Public BetaKodiak[17]1.2.115 Mei 2000[18]13 September 2000N/A
Mac OS X 10.0Cheetah1.3.19 Januari 2001[19]24 Maret 200110.0.4 (22 Juni 2001)
Mac OS X 10.1Puma1.4.1 / 518 Juli 2001[20]25 September 200110.1.5 (6 Juni 2002)
Mac OS X 10.2Jaguar6PowerPC 32/64-bit[Note 1]6 Mei 2002[21]24 Agustus 200210.2.8 (3 Oktober 2003)
Mac OS X 10.3Panther7PowerPC 32/64-bit23 Juni 2003[22]24 Oktober 200310.3.9 (15 April 2005)
Mac OS X 10.4Tiger8Intel dan PowerPC 32/64-bit32/64-bit[Note 2] PowerPC[Note 3] dan Intel4 Mei 2004[23]29 April 200510.4.11 (14 November 2007)
Mac OS X 10.5Leopard932/64-bit PowerPC[Note 3] dan Intel26 Juni 2006[24]26 Oktober 200710.5.8 (5 Agustus 2009)
Mac OS X 10.6Snow Leopard10Intel 32/64-bit32/64-bit Intel
32-bit PowerPC[Note 3]
32/64-bit[25]9 Juni 2008[26]28 Agustus 200910.6.8 (25 Juli 2011)
Mac OS X 10.7Lion11Intel 64-bit32/64-bit Intel20 Oktober 2010[27]20 Juli 201110.7.5 (11G63) (4 Oktober 2012)
OS X 10.8Mountain Lion1264-bit[28]16 Februari 2012[29]25 Juli 2012[30]10.8.5 (12F2560) (13 Agustus 2015)
OS X 10.9Mavericks1310 Juni 2013[31]22 Oktober 201310.9.5 (13F1911) (18 Juli 2016)[32]
OS X 10.10Yosemite142 Juni 2014[33]16 Oktober 201410.10.5 (14F2511) (19 Juli 2017)
OS X 10.11El Capitan158 Juni 2015[34]30 September 201510.11.6 (15G22010) (9 Juli 2018)
macOS 10.12Sierra1613 Juni 2016[35]20 September 201610.12.6 (16G2136) (26 September 2019)
macOS 10.13High Sierra175 Juni 201725 September 201710.13.6 (17G14019) (15 Juli 2020)
macOS 10.14Mojave184 Juni 201824 September 201810.14.6 (18G6020) (15 Juli 2020)
macOS 10.15Catalina1964-bit Intel3 Juni 20197 Oktober 201910.15.7 (19H2) (24 September 2020)
macOS 11Big Sur2064-bit Intel dan ARM64-bit Intel dan ARM22 Juni 202012 November 202011.2 (20D5042d) (January 13, 2021)
Timeline versi
Note 1Power Mac G5 memiliki versi Jaguar khusus.
Note 2Tiger tidak mendukung aplikasi 64-bit dengan antarmuka grafis hanya aplikasi 64-bit dengan antarmuka baris.
Note 3Aplikasi PowerPC 32-bit didukung pada perangkat Intel menggunakan Rosetta.

Kecuali Mac OS X Server 1.0 dan rilis beta, versi OS X diberi nama kucing besar hingga OS X 10.9 Maveriks, ketika Apple beralih menggunakan lokasi di California. Sebelum dirilis, Mac OS X 10.0 memiliki kode "Cheetah" dan Mac OS X 10.1 memilliki kode "Puma" secara internal. Dengan antisipasi tinggi pada Mac OS X 10.2 "Jaguar", Apple mulai menggunakan kode sebagai bagian dari pemasaran. "Panther", "Tiger" dan "Leopard" adalah merek dagang Apple, tetapi "Cheetah", "Puma" dan "Jaguar" tidak. Apple juga mendaftarkan "Lynx" dan"Cougar" sebagai merek dagang, meski tidak digunakan sampai waktu berakhir.

Mac OS X 10.0 Cheetah

Pada 24 Maret 2001, Apple merilis Mac OS X 10.0 (kode internal: Cheetah).[36] Versi awal berjalan lambat,[37] kurang lengkap[38] dan hanya memiliki beberapa aplikasi tersedia saat peluncuran, sebagian besar dari pengembang independen.[39] Meskipun banyak pengulas menganggap sistem operasi belum siap, mereka mengerti pentingnya rilis awal sebagai dasar untuk perbaikan selanjutnya.[40] Rilis Mac OS X dianggap komunitas Macintosh sebagai pencapaian besar, usaha untuk merombak Mac OS telah dimulai sejak 1996, dan mundur karena berbagai hal.

Mac OS X 10.1 Puma

Pada 25 September 2001, Mac OS X 10.1 (dengan kode internal Puma) dirilis. Mendapatkan peningkatan performa serta tambahan fitur, seperti pemutaran DVD. Apple mengeluarkan 10.1 sebagai pembaruan gratis untuk pengguna 10.0, serta versi US$129 bagi pengguna Mac OS 9. Belakangan diketahui bahwa CD untuk 10.0 sebenarnya CD lengkap yang dapat digunakan oleh Mac OS 9 dengan menghapus berkas tertentu. Apple kemudian merilis ulang CD sehingga tidak dapat digunakan untuk Mac OS 9.[41] Pada Januari 2002, Apple mengumumkan bahwa Mac OS X akan menjadi sistem operasi bawaan untuk semua produk Macintosh.[42]

Mac OS X 10.2 Jaguar

Pada 23 Agustus 2002,[43] Apple mengeluarkan Mac OS X 10.2 Jaguar, rilis pertama yang menggunakan kode "kucing besar" sebagai bagian dari strategi pemasaran. Membawa peningkatan performa, tampilan yang diperbarui, serta banyak peningkatan antarmuka(lebih dari 150, menurut Apple[44]), termasuk Quartz Extreme untuk compositing graphics secara langsung dari kartu grafis ATI Radeon atau Nvidia GeForce dengan minimal 16 MB VRAM, dan aplikasi perpesanan iChat.[45] Happy Mac yang menyertai Mac OS selama 18 tahun digantikan dengan logo Apple berwarna abu-abu pada Mac OS X 10.2.[46]

Mac OS X 10.3 Panther

Mac OS X 10.3 Panther dirilis pada 24 Oktober 2003. Selain peningkatan performa, juga membawa pembaruan besar pada antarmuka, seperti Finder yang diperbarui, tema antarmuka brushed metal, Fast User Switching, Expose, FileVault, Safari, iChat AV (menambahkan fitur video pada iChat), render PDF yang lebih baik serta penignkatan interoperability dengan WIndows.[47] Dukungan untuk komputer G3 awal seperti PowerMacs dan PowerBooks dihentikan.[48]

Mac OS X 10.4 Tiger

Mac OS X 10.4 Tiger dirilis 26 April 2005. Apple mengatakan bahwa Tiger membawa lebih dari 200 fitur baru.[49] Seperti Panther, beberapa perangkat lama tidak lagi didukung, Tiger memerlukan Mac dengan 256 MB dan port FireWire built-in.[50] Beberapa fitur baru adalah Spotlight (pencarian), Dashboard (widget desktop), Smart Folders, Smart Mailboxes pada aplikasi Mail, QuickTime 7, Safari 2, Automator, VoiceOver (pembaca layar), Core Image dan Core Video. Rilis awal Apple TV menggunakan Tiger yang dimodifikasi dengan tampilan berbeda serta lebih sedikit aplikasi dan fitur. Pada 10 Januari 2006, Apple merilis Mac berbasis Intel pertama bersamaan dengan update 10.4.4. Operasi sistem berjalan secara identik, baik untuk Mac berbasis PowerPC maupun Intel, kecuali hilangnya dukungan "Classic Environment" pada Mac berbasis Intel.[51]

Mac OS X 10.5 Leopard

Mac OS X 10.5 Leopard dirilis 26 Oktober 2007. Apple menyebutnya pembaruan terbesar dari Mac OS X, dengan lebih dari 300 fitur baru.[52] Leopard mendukung Mac berbasis PowerPC maupun Intel; dukungan untuk prosesor G3 dihilangkan dan prosesor G4 membutuhkan clock-rate minimal 867 Mhz serta RAM 512 MB. Fitur baru antara lain: tampilan baru, pembaruan Finder, Time Machine (back-up), Spaces (desktop virtual), Boot Camp yang sudah terpasang, dukungan penuh untuk aplikasi 64-bit (termasuk aplikasi antarmuka grafis), fitur baru pada Mail dan iChat, serta berbagai fitur keamanan. Leopard menghilangkan dukungan "Classic Environment", dan merupakan versi terakhir Mac OS X yang mendukung PowerPC.

Mac OS X 10.6 Snow Leopard

Mac OS X 10.6 Snow Leopard dirilis pada 18 Agustus 2009. Berbeda dengan versi sebelumnya, Snow Leopard tidak membawa perubahan besar pada tampilan dan fungsi kepada pengguna. Snow Leopard fokus pada meningkatkan performa, efisiensi dan stabilitas sistem operasi. Bagi pengguna, perubahan yang paling terlihat adalah penggunaan harddisk yang lebih sedikit, Finder yang lebih responsif (karena ditulis ulang dalam Cocoa), backup Time Machine yang lebih cepat, aplikasi Preview yang lebih sarat fitur, serta peramban Safari yang lebih cepat. Snow Leopard hanya mendukung perangkat dengan prosesor Intel dan RAM minimal 1 GB. Menghilangkan dukungan untuk aplikasi PowerPC secara default (Rosetta dapat dipasang sebagai komponen tambahan untuk menjalankan aplikasi PowerPC).[53]

Snow Leopard mendukung 64-bit secara penuh, mendukung RAM yang lebih besar, dukungan multi-core yang lebih baik dan peningkatan performa GPU dengan OpenCL.[54]

Pembaruan 10.6.6 memperkenalkan Mac App Store, distribusi digital Apple untuk aplikasi macOS.[55]

Mac OS X 10.7 Lion

Mac OS X 10.7 Lion dirilis pada 20 Juli 2011. Membawa beberapa fitur dari iOS, seperti drawer aplikasi Launchpad dan gestur multi-touch. Rilis ini tidak mendukung aplikasi PowerPC, karena tidak disertai dengan Rosetta.[56]

Perubahan pada antar muka antara lain scrollbar yang hanya muncul ketika digunakan, dan Mission Control yang menggabungkan Expose, Spaces, Dashboard dan aplikasi full screen. Aplikasi akan terbuka dalam keadaan yang sama seperti saat akan ditutup, mirip dengan iOS. Dokumen disimpan secara Auto-save secara default.[57]

OS X 10.8 Mountain Lion

OS X 10.8 Mountain Lion dirilis 25 Juli 2012.[58] Mountain Lion adalah rilis pertama dari OS X yang diperbarui tiap tahun, bukan tiap dua tahun seperti pada versi sebelumnya. Hal ini menyerupai siklus update iOS. Mendapatkan beberapa fitur dari iOS 5, seperti Game Center, dukungan untuk iMessage, dan Reminders sebagai aplikasi terpisah dari iCal (yang berganti nama menjadi Calendar, seperti pada iOS). Mountain Lion juga memiliki dukungan untuk menyimpan berkas iWork di iCloud.[59] Notification Center pertama kali muncul di rilis ini. Memiliki lebih banyak fitur untuk China seperti pilihan menggunakan Baidu sebagai mesin pencari di Safari.[60]

Sejak Mountain Lion, pembaruan aplikasi iOS (termasuk sistem operasi) didistribusikan melalui App Store.[61] Mekanisme ini menggantikan Apple Software Update.[62]

OS X 10.9 Mavericks

OS X 10.9 Mavericks rilis 22 Oktober 2013, sebagai pembaruan gratis bagi pengguna Snow Leopard atau yang lebih baru dengan prosesor Intel 64-bit.[63] Mendapatkan aplikasi baru, Maps dan iBooks yang sebelumnya telah ada di iOS.[64]

OS X 10.10 Yosemite

OS X 10.10 Yosemite dirilis pada 16 Oktober 2014. Membawa antarmuka yang mirip dengan iOS 7, dengan desain minimal dan flat, serta efek translucency dan warna bersaturasi tinggi.[65] Fitur baru diantaranya adalah Handoff, yang memungkinkan pengguna iPhone dengan iOS 8.1 atau yang lebih tinggi untuk menjawab panggilan telepon, serta menerima dan mengirim SMS. Photos menggantikan iPhoto dan Aperture.[66]

OS X 10.11 El Capitan

OS X 10.11 El Capitan dirilis 30 September 2015. Seperti Mac OS X 10.6 Snow Leopard, rilis ini membawa perbaikan pengalaman menggunakan Mac dan peningkatan performa sistem, dan tidak fokus pada penambahan fitur. Di antaranya transportasi umum pada aplikasi Maps, serta penggunaan San Francisco sebagai font sistem untuk meningkatkan legibilitas tulisan.

El Capitan membawa dukungan untuk API Metal. Menurut Apple, Metal mempercepat render hingga 50 persen.

macOS 10.12 Sierra

macOS 10.12 Sierra dirilis 20 September 2016. Fitur baru antara lain: Siri, Optimized Storage, pembaruan untuk Photos, Messages, dan iTunes.[67][68]

macOS 10.13 High Sierra

macOS 10.13 High Sierra dirilis 25 September 2017.[69] Seperti OS X El Capitan dan OS X Mountain Lion, High Sierra merupakan update perbaikan yang tidak memiliki banyak fitur baru. Perubahan besar adalah penggunaan Apple File System, yang dioptimalkan untuk SSD yang digunakan pada sebagian besar Mac.[70]

macOS 10.14 Mojave

macOS 10.14 Mojave dirilis 14 September 2018.[71] Rilis ini mendapatkan fitur mode gelap dan beberapa aplikasi baru dari iOS, seperti Apple News.

macOS 10.15 Catalina

macOS 10.15 dirilis pada 7 Oktober 2019.[72] Fitur baru diantaranya voice control, dan aplikasi terpisah untuk musik, video, dan podcast yang menggantikan fungsi iTunes. Dukungan untuk aplikasi 32-bit secara resmi dihentikan.[73]

macOS 11 Big Sur

macOS Big Sur diumumkan pada WWDC tanggal 22 Juni 2020 dan tersedia untuk umum pada 12 November 2020.[74] Untuk pertama kalinya nomor versi ditingkatkan sejak Mac OS Beta pada tahun 2000. Menambahkan dukukungan ARM,[75] ikon baru dan perubahan antarmuka.[76]

Fitur

Antarmuka Aqua

Salah satu perbedaan besar dari Mac OS Klasik dan Mac OS X adalah penggunaan Aqua, sebuah antar muka grafis dengan elemen seperti air, pada rilis pertama Mac OS X. Setiap elemen window, teks, grafis, tombol, dll ditampilkan menggunakan teknologi antialiasing.[77] ColorSync, tekonolgi yang telah dikembang sebelumnya, ditingkatkan dan dimasukkan ke dalam core drawing engine, sehingga dapat menyetarakan warna untuk multimedia dan percetakan. Selain itu, bayangan ditambahkan di sekitar window dan beberapa teks untuk memberikan efek kedalaman. Elemen antarmuka baru ditambahkan, seperti sheets (kotak dialog yang terikat pada window tertentu) dan drawers, yang dapat keluar dan memberikan opsi tambahan.

Penggunaan tepi yang membulat, warna translucent dan garis-garis, serupa dengan desain perangkat untuk iMac pertama, membawa lebih banyak tekstur dan warna dibandingkan dengan antarmuka "Platinum" pada Mac OS 9 dan Mac OS X Server. Bruze Tognazzini (yang mendirikan Grup Apple Human Interface) mengatakan bahwa antarmuka Aqua merupakan kemunduran dalam usability dibandingkan dengan antarmuka pada Mac OS awal.[78][79] Pengembang pihak ketiga mulai memproduksi tema untuk sistem operasi lain agar menyerupai tampilan Aqua. Apple pernah melakukan tindakan hukum kepada pihak yang membuat atau mendistribusikan perangkat lunak dengan antarmuka yang menurut Apple menyontek desain mereka.

Apple terus melakukan perubahan tampilan dan desain macOS, terutama dengan perbaikan pada tampilan windows dan menu bar. Sejak 2012, Apple menjual banyak model dengan layar Retina (layar dengan resolusi tinggi), dan macOS memiliki dukungan luas untuk mendukung layar dengan resolusi tinggi. Menurut pengulas, dukungan Apple untuk resolusi tinggi lebih baik dibandingkan Windows.[80][81][82]

Panduan antarmuka yang dipublikasikan Apple untuk macOS diikuti oleh banyak aplikasi, memberikan tampuilan dan shortcut yang konsisten. Selain itu, banyak layanan baru untuk aplikasi ditambahkan, seperti pemeriksa ejaan dan tata bahasa, special characters pallate, color picker, font chooser, dan dictionary; fitur ini tersedia untuk semua aplikasi berbasis Cocoa, menambah konsistensi.

Dukungan multibahasa

Terdapat 39 bahasa sistem tersedia untuk macOS pada saat pemasangan; bahas sistem digunakan pada seluruh sistem operasi. Metode input untuk berbagai huruf dapat dipilih secara terpisah. Pembaruan terikini menambahkan dukungan untuk karakter bahasa Cina.

Metode pembaruan

macOS dapat diperbarui melalui panel Software Update di System Preferences atau menggunakan "softwareupdate" pada antarmuka baris. Hingga OS X 10.8 Mountain Lion, terdapat Software Update terpisah untuk melakukan hal ini. Pada Mountain Lion dan setelahnya, hal ini digabungkan dengan aplikasi Mac App Store, meski mekanisme pembaruan tidak berubah dan berbeda dengan mekanisme unduh untuk aplikasi pada App Store. Pada macOS 10.14 Mojave, fungi pembaruan dipindahkan lagi ke Software Update.

Pranala luar

Referensi