Katedral Santo Nikolai, Kronstadt

gereja di Rusia

Gereja Katedral Santo Nikolai Kronstadt (bahasa Rusia: Морской Никольский собор, Morskoj Nikol'skij sobor) merupakan sebuah bangunan gereja katedral Ortodoks Rusia yang dibangun pada 1903-1913 dan merupakan katedral utama bagi pasukan angkatan laut Rusia serta didedikasikan bagi para pelaut yang tenggelam di saat pelayarannya. Akan tetapi, di saat masa komunisme Uni Soviet, katedral ini ditutup pada tahun 1929, kemudian dialihfungsikan sebagai bioskop, kediaman pejabat (1939), serta museum Angkatan Laut (1980).

Katedral Santo Nikolai
Морской Никольский Собор
Morskoy Nikolskiy Sobor
Agama
AfiliasiOrtodoks Rusia
Lokasi
LokasiKronstadt, St. Petersburg, Rusia
Koordinat59°59′30.1546″N 29°46′40.3359″E / 59.991709611°N 29.777871083°E / 59.991709611; 29.777871083
Arsitektur
ArsitekVasily Kosyakov
TipeGereja
Gaya arsitekturNeo-Bizantium
Rampung1913
Spesifikasi
Kapasitas5.000
Panjang77,3 m (interior)[1]
83,2 m (tangga-eksterior)[1]
Lebar54.4 m (interior)[2]
63.8 m (tangga-eksterior)[2]
Tinggi maksimum70.6 m (salib di puncak kubah)[1]
Diameter luar kubah29.8 m[2]
Situs web
Kronshtadtsobor.ru

Pada tahun 2002, katedral ini mulai difungsikan kembali sebagai gereja dengan penempatan kembali salib di puncak kubah bangunan ini, hingga pada tahun 2005 gereja ini melaksanakan kembali Liturgi Ilahi untuk pertama kalinya sejak pelaksanaan terakhir pada tahun 1929.[3] Pada tahun 2013, Patriark Rusia bersama dengan Patriark Yerusalem dan perdana menteri Rusia saat itu Dmitry Medvedev menghadiri upacara pengkonsekrasian kembali katedral ini.

Desain

Tampak luar sebelah barat
Vasily Kosyakov
Cutaway bangunan
Vasily Kosyakov
Karya seni Alfa dan Omega
Georgy Kosyakov
Tempat lilin
Georgy Kosyakov

Makarov merupakan penangguung jawab dari proyek pembangunan ini dan dia mengundang Vasily Kosyakov yang merupakan arsitek terkenal dalam bidang Arsitektur Neo-Bizantium. Selain itu, Vasily juga turut mengikutsertakan adiknya, Georgy Kosyakov yang merupakan seorang seniman grafis berbakat di eranya, dalam proyek pembangunan gereja katedral ini. Vasily mendesain gereja katedral ini dengan unsur khas arsitektur Bizantium yakni dengan satu kubah utama yang memiliki empat apse. Makarov secara langsung meminta Vasily untuk mendesain gereja yang sanggup menampung 5.000 jemaat sesuai dengan kanon gereja. Selama masa pembangunan gereja ini, Vasily sempat berkunjung ke Yunani dan Istanbul untuk menyegarkan pemahamannya akan arsitektur Bizantium itu sendiri. Seusai kunjungannya tersebut, dia terinspirasi untuk mendesain gereja katedral ini seperti Gereja Hagia Sofia dengan sedikit penyesuaian dengan gaya arsitektur Neo-Byzantine–Rusia.

Galeri

Referensi


🔥 Top keywords: Halaman UtamaIstimewa:PencarianKejuaraan Eropa UEFA 2024KleopatraDuckDuckGoIduladhaTaqabbalallahu minna wa minkumJepangMinal 'Aidin wal-FaizinPeringkat Dunia FIFAKejuaraan Eropa UEFADavina KaramoyAhmad LuthfiTijjani ReijndersIndonesiaSunjaya Purwadi SastraRumaniaKurban (Islam)Dompet elektronikFacebookKejuaraan Eropa UEFA 2020Hari TasyrikYouTubeDaftar film Indonesia tahun 2024Joko AnwarTino KarnoAurélie MoeremansKualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 (AFC)Hati SuhitaPembunuhan Muhammad Rizky Rudiana dan Vina Dewi ArsitaSapiKevin DiksCopa América 2024Lempar jamrahXNXXYandexMichelle ZiudithGoogle TerjemahanBen Sumadiwiria