Pelacuran di Tiongkok

Prostitusi menjadi aktivitas ilegal berdasarkan hukum Tiongkok. Meski demikian, perdagangan wanita masih marak, bahkan terorganisir dengan rapi. Sejumlah laporan media lokal menyebut jumlah pekerja seks komersial di Tiongkok mencapai angka 4 juta sampai 6 juta.

Berdasarkan hasil investigasi tim BBC, ditemukan kelompok mafia dan tindak prostitusi di sejumlah lokasi, seperti tempat spa dan bar. Jaringan prostitusi Tiongkok cukup banyak dan mengakar cukup lama.

Sumber

Bacaan tambahan

  • Aizibing: shehui, lunli he falü wenti zhuanjia yantaohui (艾滋病:社会、伦理和法律问题专家研讨会: "Report of the Expert Workshop on HIV and Prostitution: Social, Ethical and Legal Issues"), Beijing: Chinese Academy of Social Sciences, 29–31 October.
  • Gil, V.E. and Anderson, A.F. (1998) "State-sanctioned aggression and the control of prostitution in the People's Republic of China: a review", Aggression and Violent Behaviour, 3: 129-42.
  • Hershatter, G., Dangerous Pleasures: Prostitution and Modernity in Twentieth-Century Shanghai (Berkeley, CA: University of California Press).
  • Jeffreys, E., China, Sex and Prostitution, (London: RoutledgeCurzon, 2004).
  • Ruan, F. (1991) Sex in China: Studies in Sexology in Chinese Culture, New York: Plenum Press.
  • Shan Guangnai, Zhongguo changji - guoqu he xianzai (中国娼妓过去和现在: "Chinese Prostitution - Past and Present") (Beijing: Falü chubanshe, 1995).

Pranala luar