Tiësto

Disjoki dan produser musik asal Belanda

Tijs Michiel Verwest OON, lebih dikenal sebagai Tiësto (lahir 17 Januari 1969) adalah seorang DJ dan produser rekaman asal Belanda. Bagi masyarakat di luar Eropa, ia terkenal dengan garapan 'remix' singel grup musik Delerium, "Silence" (bersama Sarah McLachlan). Tiësto beraksi dalam upacara pembukaan Olimpiade Athena 2004. Ia terpilih sebagai 'DJ no. 1 Sedunia' versi majalah 'DJ Magazine' pada tahun 2002, 2003 dan 2004, di nobatkan sebagai 'DJ terbaik sepanjang masa' dalam jajak pendapat yang dipilih oleh penggemar di Majalah Mix tahun 2011 (2011)[3] dan terpilih sebagai 'DJ Terbaik Dalam 20 Tahun Terakhir' berdasarkan jajak pendapat pembaca di majalah 'DJ Magazine' tahun 2013 (2013).[4]

Tiësto
Tiësto tampil di Festival Airbeat One di Neustadt-Glewe,[1] Jerman, tahun 2017 (2017)[2]
Informasi latar belakang
Nama lahirTijs Michiel Verwest
Nama lainAllure; VER:WEST
Lahir17 Januari 1969 (umur 55)
Breda, Brabant utara, Belanda
Genre
Pekerjaan
Instrumen
Tahun aktif1994 (1994)–sekarang
Label
  • Musical Freedom
  • AFTR:HRS
  • Spinnin' Records
  • PM:AM
  • Universal Records
  • PIAS Recordings
  • Ultra Records
  • Black Hole Recordings
  • Nettwerk Records
Artis terkait
Situs webwww.tiesto.com Sunting ini di Wikidata

Kehidupan pribadi

Tijs Michiel Verwest lahir di Breda, Belanda tanggal 17 Januari 1969.[5] Walaupun memiliki beberapa nama julukan sebelumnya dan dikenal dengan DJ Tiësto dalam karya-karyanya, tetapi sejak karya terakhirnya, ia tidak lagi memakai embel-embel DJ dan hanya memakai nama sentuhan Italia dari panggilan masa kecilnya "Tiësto".Ketertarikannya akan musik sejak usianya dua belas tahun dan memutuskan untuk mendedikasikan waktunya bermusik sejak usia empat belas tahun, dengan mulai melakukan kegiatan dan aktifitas disjoki secara profesional dalam acara-acara pesta sekolah.[6]

Tiësto melepas masa lajangnya dengan mempersunting seorang model Annika Backes yang acara pernikahannya dilaksanakan di kawasan padang pasir Amangiri, Utah, Amerika Serikat tanggal 23 September 2019 (2019-09-23).[7][8]

Karier

1994–2000: Permulaan Karier

Tiësto mengawali kariernya menjadi disjoki di sebuah klub kecil bernama Spock di kota kelahirannya hingga ia menemukan gaya permainan dan orientasi musiknya dengan berlatih di tempat tersebut. Melalui semangat manajer dan temannya Wilfred, kemudian ia menjadi disjoki tetap di beberapa klub di Belanda antara 1985 (1985)1994 (1994).[6]Ia kemudian mulai merilis materi lagunya tahun 1994 melalui Noculan Records, sepanjang tahun tersebut ia juga membuat lagu-lagu 'hardcore techno' atau gaya gabba dengan nama julukan 'Da Joker' atau 'DJ Limited'. Sejak saat itu ia bekerja sama dengan label Basic Beat Recordings yang berbasis di Rotterdam dan bertemu dengan Arny Bink hingga mereka rilis komposisi lagu-lagu melalui sub-label Trashcan yang di gagas oleh Arny. Lalu keduanya membentuk sub-label Guardian Angel dan meluncurkan seri Forbidden Paradise yang populer. Lalu antara tahun 1995 (1995)1996 (1996), ia merilis empat mini album (EP) melalui label Bonzai Jumps dan XTC dan pada tahun 1997 ia gabung bersama temannya Yves Vandichel dengan labelnya DJ Yves.[9] Kemudian baik Arny and Tiësto sama-sama mengundurkan diri dari Basic Beat Recordings pada musim gugur tahun 1997 dan mendirikan label Black Hole Recordings, lalu dari label inilah Tiësto merilis album seri Magik.Pada tahun 1999 ia kolaborasi bersama Ferry Corsten menggagas duo trans bernama Gouryella.[10] Untuk menyoroti ekspansi dan perkembangan di lingkungan musik trans pada waktu itu, terdapat dua puluh CD berbeda dari empat lagu Gouryella yang rilis melalui sembilan label. Tiësto juga pernah berkolaborasi dengan Benno de Goeij sejak tahun 1998 (1998)2000 (2000) dengan nama Kamaya Painters.[11] Selain itu, ia juga tampil setiap bulan sebagai disjoki tetap di salah satu klub paling populer di Sheffield, Inggris, bernama Gatecrasher.[6]

"Aku merasakan energi dari penonton dan kucoba untuk kuberikan kembali, untuk menciptakan persatuan" [sic][12]

–Tiësto

2001–2003: In My Memory

Tiësto memperkenalkan Armin van Buuren, Johan Gielen dan Ferry Corsten ke belantika musik arus utama melalui seri album kompilasi bertajuk In Trance We Trust. Lalu memulai debutnya di Amerika melalui album kompilasi Summerbreeze yang dirilis Nettwerk Records, dimana salah satu komposisinya berisi 'remix' lagu dari Delerium yang berjudul "Silence" dinyanyikan oleh Sarah McLachlan yang membuat namanya semakin bersinar.Kemudian pada tahun 2001, Tiësto mendirikan Magik Muzik yang merupakan sub label dari Black Hole Recordings[13] dan merilis debut solonya bertajuk In My Memory. Label ini tidak hanya merilis setiap album solo Tiësto, tetapi juga album disjoki Filterheadz, Oliver Lieb, Mark Norman, Mojado, Phynn and Jes Brieden serta menjadi merek dagang yang mewakili label musik elektronik berkualitas tinggi.[6]Album In My Memory melambungkan namanya di belantika musik elektronik dengan menghasilkan tembang populer "Lethal Industry" yang menduduki puncak tangga lagu di Belanda[14] dan peringkat 38 di Billboard Amerika.[15]

Pada periode ini, Tiësto telah menerima berbagai penghargaan diantaranya Zilveren Harpen Award tanggal 27 Februari 2002 (2002-02-27),[16] Lucky Strike Dance Award 2002 sebagai 'DJ Trance/Progressive' terbaik,[17] dan Annual Dutch Popprijs Award dalam acara festival Noorderslag, bulan Januari 2003 (2003-01).[6]

Tiësto tampil di Gelredome, Arnhem, Belanda, bulan Oktober 2004[18][19]

2004–2006: Just Be dan Olympics

Tanggal 10 Mei 2003 (2003-05-10), Tiësto menggelar pertunjukan langsung di stadion Gelredome, Arnhem dihadapan lebih dari 25 ribu penonton, kemudian rekaman konser ini menjadi rilis album bertajuk Tiësto in Concert.[20] Suksesnya pertunjukan ini membawa Tiësto menggelar konser berikutnya di tempat yang sama tahun berikutnya yang digelar selama dua hari berturut-turut tanggal 29-30 Oktober 2004 (2004-10-30)[21] dan bulan berikutnya di Ethias Arena, Hasselt, Belgia tanggal 6 November 2004 (2004-11-06).[22] Rekaman konser ini pun menjadi album bertajuk Tiësto in Concert 2 yang rilis tanggal 3 Desember 2004 (2004-12-03).[23]

Tiësto meluncurkan album keduanya yang bertajuk Just Be rilis tanggal 6 April 2004 (2004-04-06), album ini memuat singel bertajuk "Traffic" (rilis 2003), dimana singel ini berhasil menduduki puncak tangga lagu di Belanda dan Belgia selama lebih dari 20 minggu berturut-turut,[24] Secara keseluruhan, Just Be juga mendapatkan reaksi positif yang juga menduduki puncak tangga lagu Billboard kategori album elektronik dan Billboard 'Heatseekers'.[25]Dalam periode ini, Tiësto menerima bintang kehormatan dalam bidang sipil dan militer Belanda, Ordo Orange-Nassau pada tanggal 20 Mei 2004 (2004-05-20).[26]Lalu tak lama kemudian, Tiësto diminta pihak Komite Penyelenggara Olimpiade Athena atau ATHOC (Athens Organizing Committee for the Olympic Games) tampil dalam acara pembukaan Olimpiade Athena 2004, Yunani bulan Agustus 2004 (2004-08).[27] Pencapaian ini membuat ia menjadi disjoki pertama yang menjadi pengisi acara Olimpiade.[5][25] Album rekaman studio berisi lagu-lagu yang diputar dalam acara olimpiade tersebut kemudian rilis bulan Agustus 2004 sebagai album campuran (mix) bertajuk Parade of the Athletes.[28]Kemudian akhir tahun 2004, Tiësto melakukan tur keliling Amerika Latin dan menghasilkan rilis In Search of Sunrise 4: Latin America, melanjutkan tur Panama sebelumnya yang menghasilkan rilis In Search of Sunrise 3: Panama (rilis tahun 2002), tur ini sebagai bagian dari seri album kompilasi bertajuk In Search of Sunrise (ISOS) yang dimulai sejak tahun 1999.[6][29][30] Tur album seri terus belanjut, tak lama setelah peluncuran album In Search of Sunrise 5: Los Angeles tanggal 25 April 2006 (2006-04-25), Tiësto melakukan tur promosi lebih dari tiga minggu yang bertajuk "In Search of Sunrise 5 Asia Tour", di Tiongkok, Jepang, Malaysia, Filipina, Kerajaan Thai dan Taiwan termasuk kunjungannya selama tiga hari di Indonesia dengan menggelar pertunjukan di Bali, Yogyakarta dan Jakarta,[31] tanggal 20–22 April 2006 (2006-04-22).[32]

2007–2008: Elements of Life

Kemudian, tur promosi tiga minggu di Asia, menghasilkan album seri In Search of Sunrise 7: Asia[33] yang rilis tanggal 7 Juni 2008 (2008-06-07), menyusul In Search of Sunrise 6: Ibiza yang telah dirilis tahun sebelumnya tanggal 7 September 2007 (2007-09-07).[34]Tiësto meluncurkan album studio ketiganya bertajuk Elements of Life tanggal 6 April 2007 (2007-04-06), yang berkolaborasi dengan musisi-musisi sebagai bintang tamu diantaranya adalah Julie Thompson, JES dan pendatang baru Christian Burns yang menyanyikan salah satu lagu populer bertajuk "In The Dark" serta BT yang berkolaborasi menggarap komposisi lagu "Bright Morningstar", "Sweet Things" dan kontribusi vokalnya pada lagu "Break My Fall",[35] selain itu didukung juga oleh Maxi Jazz dan Charlotte Martin.[36]

Bulan Desember 2007 (2007-12), diumumkan bahwa album Elements of Life ini masuk kedalam daftar nominasi Grammy Awards ke-50 sebagai Album 'Elektronik/Dance' terbaik[37] dan menerima sertifikasi emas di Belgia, Hungaria, Belanda dan Rumania.[38]

Tiësto di acara peluncuran Elements of Life tahun 2007

Album ini dipromosikan keliling dunia dengan tajuk "Elements of Life World Tour" periode Maret 2007 hingga bulan Mei 2008,[39] termasuk penampilannya selama dua hari pertunjukannya di Bali dan Jakarta akhir bulan April 2008 (2008-04). Salah satu pertunjukan langsungnya di Copenhagen, Denmark, tanggal 10 November 2007 direkam dalam format DVD dan Blu-ray berdurasi lebih dari empat jam, kemudian rilis tanggal 7 Maret 2008 bertajuk Copenhagen: Elements of Life World Tour melalui label Black Hole Recordings.[39]Selanjutnya, pada pertengahan tahun 2008, Tiësto melakukan tur Amerika Utara dengan tajuk "In Searh of Sunrise: Summer Tour 2008", bekerja sama dengan dukungan Armani Exchange yang juga menjual album kompilasi In Search Of Sunrise 7: Asia edisi khusus secara ekslusif.[40]

2009–2013: Kaleidoscope dan Kiss from the Past

Album studio keempat Tiësto rilis tanggal 6 Oktober 2009 (2009-10-06), bertajuk Kaleidoscope dengan bintang tamu diantaranya Nelly Furtado, Emily Haines (Metric band), Tegan & Sara, Jónsi (Sigur Rós), Kele Okereke (Bloc Party), and Calvin Harris.[41] Album ini juga menampilkan grup asal Australia Sneaky Sound System dengan lagu "I Will Be Here" yang pernah dirilis sebagai singel sebelumnya tanggal 28 Juli 2009 (2009-07-28).[42]Album ini rilis melalui label Musical Freedom, sebuah label baru yang digagas oleh Tiësto bekerja sama dengan PIAS Recording,[43] setelah ia memutuskan tak lagi bekerja sama dengan Black Hole Recording[44] yang dibentuknya bersama Arny Bink tahun 1997 (1997).Kemudian Tiësto merilis album kompilasi bertajuk Magikal Journey bulan Mei 2010 yang berisi lagu-lagu terbaiknya periode tahun 1998 (1998)2008 (2008).[45]

Tanggal 7 April 2010 (2010-04-07), Tiësto mengumumkan akan membuat serial album bertajuk "A New Dawn" yang akan rilis melalui label barunya Musical Freedom dan menyatakan bahwa tak ada keterlibatan dirinya dengan Black Hole Recordings. "A New Dawn" merupakan bagian penting dari ekspresi artistik Tiësto sebagai seorang disjoki dengan tetap terus berkembang dan eksplorasi melalui inspirasi orang-orang disekitar dan artis-artis yang yang ditemuinya.[46] Hal ini sekaligus mengakhiri penggarapan album seri "In Search Of Sunrise" oleh Tiësto dengan seri terakhirnya In Search of Sunrise 7: Asia.[47]

Kemudian Tiësto rilis album studio kelimanya bertajuk Kiss from the Past tanggal 13 Juni 2011 melalui label Magik Muzik. Tiësto menggunakan nama alias Allure dalam album ini yang menampilkan artis-artis diantaranya Christian Burns, JES, Kate Miles, Lindsey Ray, Jeza dan Emma Hewitt.[48][49]Selain itu, Tiësto juga merilis seri mini album campuran bertajuk "Club Life", dengan debutnya bertajuk Club Life, Vol. 1 - Las Vegas[50] (rilis 5 April 2011 (2011-04-05)), selanjutnya Club Life, Vol. 2 - Miami[51] (rilis 21 April 2012 (2012-04-21)) kemudian Club Life, Vol. 3 - Stockholm[52] (rilis 18 Juni 2013 (2013-06-18)). Dalam rangka tur dan promosi album seri "Club Life" ini, Tiësto mengadakan pertunjukan di Jakarta tanggal 4 Oktober 2014 sebagai bagian dari rangkaian tur yang bertajuk "Tiesto Club Life".[53]

2014–Sekarang: A Town Called Paradise

Album kelimanya bertajuk A Town Called Paradise rilis tanggal 13 Juni 2014 (2014-06-13), memuat komposisi lagu singel yang telah rilis sebelumnya yakni "Red Lights", "Wasted", dan "Light Years Away". Album ini menampilkan bintang tamu pada lini vokal diantaranya Icona Pop, Matthew Koma, Ladyhawke, Zac Barnett, and Krewella.[54]A Town Called Paradise ini menduduki urutan nomor 11 puncak tangga lagu mingguan di Belanda,[55] nomor 18 tangga album mingguan di Billboard 200,[56] dan urutan nomor 20 top album dansa/elektronik Billboard tahun 2014 (2014).[57]

Tiësto di acara MAYDAY2019, Dortmund, Jerman.[58][59]

Tiësto meraih penghargaan tertinggi bagi insan musik dunia, Grammy Awards[60] untuk kategori 'Non-klasik rekaman campuran' atas lagu John Legend versi Tiësto yang bertajuk "All of Me".[61] dalam acara yang digelar di Staple Center, Los Angeles tanggal 8 Februari 2015 (2015-02-08).[62][63] Beberapa bulan kemudian, Tiësto merilis lanjutan dari mini album seri "Club Life" bertajuk Club Life, Vol. 4 - New York City tanggal 18 Mei 2015 (2015-05-18), melalui label Musical Freedom, dengan bintang tamu diantaranya Martin Garrix, Bobby Puma dan Dzeko & Torres. Album ini terinspirasi dari kota New York yang tak pernah tidur dengan segala keistimewaannya, budaya, mode, kuliner dan hiburan yang hebat.[64]

Setelah sukses dengan label Musical Freedom yang digagas Tiësto sejak tahun 2009 dan telah merilis album dari artis-artis diantaranya Oliver Heldens, Martin Garrix, Hardwell, The Chainsmokers, Bassjackers dan lain-lain, Tiësto membentuk lagi label AFTR:HRS yang didedikasikannya untuk sub-genre musik dansa yang disebut dengan 'deep-house'. Rilis perdananya adalah singel dari BLR bertajuk "Nungwi" yang rilis tanggal 20 Mei 2016 (2016-05-20).[65] Kemudian tanggal 6 Oktober 2017 (2017-10-06), Tiësto kembali meluncurkan album serinya yang bertajuk ClubLife, Vol. 5 - China, melanjutkan seri sebelumnya "New York". Salah satu kontributor terbesar dalam album ini adalah John Christian termasuk singel yang bertajuk "Revolt" serta kolaborasi Tiësto dengan Z.Tao melalui komposisi yang unik pada lagu "Time", kemudian dengan Diplo, KSHMR, Dzeko serta artis lainnya.[66]

Enam tahun setelah rilis album terakhirnya A Town Called Paradise, Tiësto meluncurkan album ketujuh yang bertajuk The London Sessions tanggal 15 Mei 2020 (2020-05-15). Proses penggarapan album ini sebagian besar dilakukan selama sesi studio di London tahun 2019, berisi tiga belas komposisi yang berkolaborasi dengan Jonas Blue, Dzeko dan Shaun Frank, Tiësto menampilkan singel-singel yang telah dirilis sebelumnya bertajuk "Jackie Chan" yang menampilkan Preme dan Post Malone, "Ritual" (Rita Ora), "God Is a Dancer" (Mabel), "Blue" (Stevie Appleton) dan "Nothing Really Matters" yang menampilkan Becky Hills. Adapun lagu baru dalam album ini menampilkan artis-artis diantaranya Snoop Dogg & Fontwell, Violet Skies, Kamille, ILIRA, The Kid Daytona & Roe dan Galxara.[67] Sebagai tambahan untuk album barunya, Tiësto juga meluncurkan video musik resmi untuk lagu "Nothing Really Matters"[68] yang menampilkan Becky Hills.[69]

Diskografi

Album kompilasi

RilisJudul
2004Parade of the Athletes[77]
2005Perfect Remixes Vol. 3
2005Best of System F & Gouryella (Part 1)
2006Best of System F & Gouryella (Part 2)
2008Kamaya Painters: The Collected Works
2010Magikal Journey[78]

Album campuran

RilisJudul
2005Just Be: Remixed
2008Elements of Life: Remixed
2010Kaleidoscope: Remixed
2013Kiss from the Past: The Remix Album

Album mini

RilisJudul
2018I Like It Loud
2019Together
2021Together Again[79]

Disjoki campuran

RilisJudul
2001Revolution
Magik Seven: Live in Los Angeles[98]
2002In Search of Sunrise 3: Panama[99]
2003Nyana[100]
2005In Search of Sunrise 4: Latin America[101]
2006In Search of Sunrise 5: Los Angeles[102]
2007In Search of Sunrise 6: Ibiza[103]
2008In Search of Sunrise 7: Asia[104]
2011Club Life: Volume One Las Vegas[105]
2012Club Life: Volume Two Miami[106]
Dance (RED) Save Lives
2013Club Life: Volume Three Stockholm[107]
2015Club Life: Volume Four New York City
2016AFTR:HRS (Mixed By Tiësto)
2017Club Life: Volume Five - China

Penghargaan Grammy

TahunKarya yang dinominasikanKategoriHasilCatatan
2015"All of Me" (Tiësto Remix) - John LegendNon-klasik, Rekaman Campuran TerbaikMenang[62]
2008Elements of LifeAlbum Dansa/Elektronik TerbaikNominasi[108]

Referensi

Pranala luar